Sabtu, 09 Mei 2015

KENANGAN YANG TAK TERLUPAKAN DI MASA SMP

KENANGAN YANG TAK TERLUPAKAN DI MASA SMP

Hari demi hari, detik demi detik 

Perkenalkan nama saya Hikmah, saya lahir pada tanggal 19 Agustus 1998. Pada awal pertama saya masuk SMP rasanya asing banget dengan orang yang ada di sekelilingku. Orang disekitar saya, karena saya belum mengenalnya. Pada saat itu saya melihat seorang wanita yang duduk di depan Mushola sendiri. Kemudian saya menuju ke Mushola dan duduk disamping wanita tersebut. Lalu wanita itu tersenyum dan wanita itu mengajak berkenalan denganku. Singkat kata dia ingin berkenalan dengan ku, dan dia lalu menyapa terlebih dahulu.


“Hai, Nama kamu siapa?” dia menyapa aku. 

“Perkenalkan nama saya Hikmah kalau kamu siapa?”, saya menimpalinya. 

Lalu dia menjawab kalau namanya itu bernama Risma Erviana.

Dan pada akhirnya Risna mengajak saya untuk berjalan-jalan melihat-lihat ke kelas yang lain. Setelah lama kelamaan Risna dan saya pun memiliki teman yang sangat banyak. Sampai akhirnya jika ingin ke kantin kita selalu bersama-sama dengan Risna, Rani, Aidha, Sarah, Anis, Opie, Diana dan Indri (teman baruku)” 

Lalu kami membantuk grup persahabatan yang bernama grup and ‘moris.

Setelah ada grup yang masuk lalu kami dimarahin. Nah akhirnya saya pun dan teman-teman berhenti untuk tidak melanjutkan kegiatan tersebut sebagai teman permainan. Itu semua pengalamanku dan sahabatku ketika masih duduk di kelas 1 sekolah menangah pertama.

Tapi ketika naik ke kelas 2 SMP, aku pun mempunyai teman baru. Orang pertama yang kukenal ketika aku naik kelas 2, namanya Sri Herlina. Herlina adalah orangnya asyik, lucu, cantik, pintar tetapi kalau sedang marah, wah menyeramkan alias seram banget, sampai-sampai anak laki-laki pun takut dengannya. Di Kelas 2, saya memiliki wali kelas yang sangat cantik, imut, ramah, baik hati, Ibu Guru Amel adalah nama walikelas ku. 

Tapi yang paling menyebalkan menurutku adalah banyak yang pada bolos sekolah dan anak-anaknya bandel banget. Kelasku pun dikenal seantero sekolah dengan julukan kelas yang paling berisik karena itu tidak disukai banyak guru, padahal anak-anaknya lucu-lucu kok yah! Walaupun sedikit menyabalkan.

Saya malu banget ketika ada tugas untuk melantunkan lagu pada pelajaran Bahasa Indonesia, ya karena kebetulan ada teman yang lagi ulang tahun (ultah) jadi sekalian saja dikerjain bareng-bareng dengan teman yang lain.

Oh iya ada kenangan-kenangan yang tidak pernah saya lupakan pada saat aku duduk di bangku kelas 3 SMP looooh! Apa itu? Mau tauuu aja tu loh pada saat saya duduk di bangku kelas 3, aku memiliki teman-teman dan juga sahabat yang sangat baik hati dan tidak sombong serta rajin menabung dan tidak memandang kaya atau miskin. Di SMP itu aku seperti memiliki keluarga baru yang tak pernah bisa aku lupakan dan tidak ternilai,, eheeemm…!!! Dan setiap ada salah satu teman yang sedang sedih atau kesulitan pasti semuanya pada menghibur dan membantunya supaya tidak sedih dan melupakan masalah yang sedang dialaminya.

Paling asyik ketika kumpul bareng, selalu ada canda dan tawa dari mereka, dan yang paling asyiknya lagi pada saat ada pelajaran Pak Tias yaitu pelajaran PKN. Berhubung tidak ada gurunya pada waktu ada pelajaran tersebut kami isi dengan kegiatan menyanyi lagu Iwak Peyek yang pernah dipopulerkan oleh Trio Macan, sampai-sampai satu kelas di marahin oleh guru karena berisik. 



Tetapi setelah lulus SMP, kami jadi sedih karena jarang bertemu dengan mereka apalagi kumpul. Sahabatku, kenangan itu tidak akan pernah ku lupakan (kata kamu semua)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Makalah Manajemen Sumber Daya Manusia

Posting Populer